Monday, December 19, 2011

Bawah bayang bulan

Aku bukan pengemis
mengutip sisa pagi
meminta sisa senja
Aku juga bukan penagih
di lorong belakang sudut kota
terketar meraba mencari marijuana
Aku tidak hidup dalam gelap
Aku hidup dalam terangnya cahaya purnama
Aku adalah kamu yang lupa siapa dirinya...

Wednesday, November 16, 2011

Kita Pengembara

Kenangan adalah kenyataan
Baik itu nyatanya baik
Atau nyatanya buruk
Yang hakiki tetap selamanya
Impian pula hanyalah bayangan
Setinggi Gunung Harapan
Sekecil busut di laman
Yang pastinya ia sementara
Kita tidak hidup dalam kenyataan
Tidak pula hidup dalam dunia impian
Kerana kita sesungguhnya berpijak
Di laluan masa: Kita pengembara
Kita adalah kenyataan bagi masa hadapan, impian bagi masa lalu


Friday, October 21, 2011

22nd March 2013 , Friday

This is a very special day for me .. "7777" days since I was born into this world! I'm waiting for the day >.<

http://www.convertunits.com

Friday, October 14, 2011

Montaj Kenyataan

Rintik-rintik akhir hujan pun telah habis membasahi rumput,
Dan fajar merekah lagi di horizon harapan.

Mentari mengewapkan embun,
Lalu membakar tunas-tunas harapan.

Angin semilir senja mula bertiup,
Menghembus debu-debu angan di padang harapan.

Bila mimpi kembali bertandang malam ini,
Biarlah hanya montaj kenyataan yang indah.

Aku letih bersandiwara di pentas HARAPAN.

Kota Kinabalu.

Thursday, October 13, 2011

Di tempat perkenalan kita

Semua tiada lagi disana,
Di tempat kita bermula,
Tempat dimana kita belajar-mengenal,
Erti sahabat,suka, sayang, cinta dan sedikit duka lara,
Kita tidak lagi disana,
Untuk bercerita tentang kita dan mereka,
Mereka juga tiada disana,
Tidak kedengaran bunyi suara dan hilai tawa ,
Tiada juga tangis manja dan marah-marah,
Mungkin kenangan juga tiada,
Tidak lagi bersama mimpi-mimpi malam kita,
Kerana terlupa tempat kita berkenalan buat kali pertama,

Aku ada pertanyaan untuk kita :
“Mungkinkah kita kembali ke sana?”

Kerana aku rindu berada disana,
Di tempat perkenalan kita.

Kota Kinabalu

Tuesday, September 20, 2011

Rimba Fantasi

Seringkali juga manusia sendirian - seperti aku
Menulusur sepanjang perjalanan masa dan hati
Sunyi dan suram - tropika malam tanpa satwa tanpa serangga
Dengan akal bercangkawilang - putus asa patah harap
Sesekali tersungkur lalu menangis - meraba debu dan batu
Lalu dengan perlahan - dengan izin-Nya
Merangkak , sambil mengimbau masa lalu
Mencuba mengingati saat baru tertatih-tatih di depan ibu yang tersenyum gembira
Betapa hati tersentap - dan malu barangkali
Barulah tersedar
Kedewasaan ini rupanya hanya bertemu khayalan
Tanpa arah menjadi panduan
Kerna kita manusia - setiap yang di dunia
Adalah pencari jalan keluar
Dari rimba fantasi alam ngeri ini
Menuju kota pelangi berhias cahaya.


Kota Kinabalu

Sunday, August 28, 2011

Daun Urat Jejala

Persimpangan dan perhentian,
Puas sudah ku singgahi sejak semalam,
Subuh yang sudah
embun memperdayakan diriku
ke jalan mati di sebelah kiri,
Senja kelmarin bersamanya,
Terleka di taman ciptaan khayalan
Mempermainkan pancaindera,minda,perasaan
Lalu,
Dinihari yang baru ini
Semoga dirahmati Yahweh Sang Abadi
Semoga nambat aku terlupa lagi
Sampai jangan aku rudu di siang hari
Sampai hilang suwer diterangi suria pagi
Sehingga dipertemukan aku laluan hakiki
Di jalan daun urat jejala ini.

Kota Marudu

Nyana

Mereka tertawa bersama
-Sedang sepasang lelayang berasmara di angkasa
Yang seakan menghibur mendung sebelum pelangi menjelma
Tentang kelmarin:
Pengembaraan di lautan.
Tentang lusa:
Nyamannya bayu gunung biru.

Ketika ribut, hujan, dan teriak budak bersatu
Mereka masih tertawa
Tertawa dan terus tertawa
Menyimpan hari ini dalam nyana .


Kota Marudu