Rintik-rintik akhir hujan pun telah habis membasahi rumput,
Dan fajar merekah lagi di horizon harapan.
Mentari mengewapkan embun,
Lalu membakar tunas-tunas harapan.
Angin semilir senja mula bertiup,
Menghembus debu-debu angan di padang harapan.
Bila mimpi kembali bertandang malam ini,
Biarlah hanya montaj kenyataan yang indah.
Aku letih bersandiwara di pentas HARAPAN.
Kota Kinabalu.
No comments:
Post a Comment